Ini Motif Geng Motor di Serang Pamer Golok Sampai Celurit
iMagz.id - Ratusan anak muda dari 5 kelompok motor yang videonya viral mengangkat tangan senjata runcing di Kota Serbu, Banten, sebenarnya ingin menanggapi marah dengan kelompok lain. Tetapi, kelompok motor sasarannya itu tidak terdapat di jalanan.
Polisi mengamankan sejumlah anggota kelompok motor yang memanggil All Star dan menggelisahkan itu. Dari pengakuan, ternyata mereka sudah kisaran mencari kompetitor selama 2 jam.
" Sekitar 2 bulan lalu, bagi pengakuan yang sudah kita amankan. Terdapat anggota mereka yang diancam akan di keroyok dan di tikam. Jadi, mereka berbicara melalui grup WA untuk menanggapi marah," tutur Direskrimum Polda Banten, Kombes Angket Marty Sonny saat dikonfirmasi, Senin, 8 Maret 2021.
Kelompok motor All Star itu terkumpul di wilayah Kemang, setelah itu berkelana ke Cijawa, Kasemen. Terakhir, mereka terkumpul lagi di Perempatan Ciceri, Kota Serbu, Banten.
Selama berkonvoi, mereka mengangkat tangan anggar, parang sampai celurit. Setelah itu, di Perempatan Ciceri itu, mereka merekam film yang sampai akhirnya viral di alam alat sosial.
Asian dari arak- arakan konyol mereka sambil menenteng sajam, tak memakan korban cedera ataupun jiwa. Tetapi, aksi mereka sudah membuat warga biasa merasa takut akan keamanannya.
" Di perempatan lampu merah Ciceri, di sana mereka mengacung acungkan senjata, tidak bertemu dengan yang dituju, akhirnya mereka membubarkan diri," jelasnya.
Berdasarkan informasi sementara dari kepolisian, paling tidak terdapat 36 anggota kelompok motor yang jadi sasaran untuk dibekuk. Tetapi, terkini 10 orang yang dibekuk, lebihnya masih dalam pelacakan.
" Sahabat Resmob kombinasi, masih melakukan pencarian. Mudah- mudahan seluruhnya hari ini dapat terjebak. Bermukim 26 orang lagi yang kita cari," jelasnya. (rez)
Polisi mengamankan sejumlah anggota kelompok motor yang memanggil All Star dan menggelisahkan itu. Dari pengakuan, ternyata mereka sudah kisaran mencari kompetitor selama 2 jam.
" Sekitar 2 bulan lalu, bagi pengakuan yang sudah kita amankan. Terdapat anggota mereka yang diancam akan di keroyok dan di tikam. Jadi, mereka berbicara melalui grup WA untuk menanggapi marah," tutur Direskrimum Polda Banten, Kombes Angket Marty Sonny saat dikonfirmasi, Senin, 8 Maret 2021.
Kelompok motor All Star itu terkumpul di wilayah Kemang, setelah itu berkelana ke Cijawa, Kasemen. Terakhir, mereka terkumpul lagi di Perempatan Ciceri, Kota Serbu, Banten.
Selama berkonvoi, mereka mengangkat tangan anggar, parang sampai celurit. Setelah itu, di Perempatan Ciceri itu, mereka merekam film yang sampai akhirnya viral di alam alat sosial.
Asian dari arak- arakan konyol mereka sambil menenteng sajam, tak memakan korban cedera ataupun jiwa. Tetapi, aksi mereka sudah membuat warga biasa merasa takut akan keamanannya.
" Di perempatan lampu merah Ciceri, di sana mereka mengacung acungkan senjata, tidak bertemu dengan yang dituju, akhirnya mereka membubarkan diri," jelasnya.
Berdasarkan informasi sementara dari kepolisian, paling tidak terdapat 36 anggota kelompok motor yang jadi sasaran untuk dibekuk. Tetapi, terkini 10 orang yang dibekuk, lebihnya masih dalam pelacakan.
" Sahabat Resmob kombinasi, masih melakukan pencarian. Mudah- mudahan seluruhnya hari ini dapat terjebak. Bermukim 26 orang lagi yang kita cari," jelasnya. (rez)
